Home Berita Dishub Tutup Pintu Perlintasan KA Margorejo Surabaya

Dishub Tutup Pintu Perlintasan KA Margorejo Surabaya

336

gelorafm.com – Irvan Wahyu Drajat Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya mengatakan, dinasnya memang mengusulkan agar palang pintu perlintasan Kereta Api di Margorejo (pos 21) ditutup permanen.

Usulan penutupan palang pintu perlintasan KA pos 21 ini, kata Irvan, karena tidak sesuai dengan Undang-Undang 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian. Jarak antarpalang pintu perlintasan di sepanjang Jalan Ahmad Yani-Frontage Road Timur itu terlalu dekat.

Saat ini, perlintasan KA yang telah ditutup dengan barier di sepanjang jalan itu, yakni perlintasan di depan gedung Universitas Negeri Islam Sunan Ampel. “Di undang-undang, jarak antarperlintasan kan seharusnya 800-an meter. Nah, yang ini hanya 300-an meter. Jadi terlalu dekat dan tidak sesuai aturan,” ujar Irvan.

Dishub Kota Surabaya akan berkoordinasi mengenai usulan penutupan palang pintu perlintasan KA di Margorejo ini dengan Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan (Dishub LLAJ) Provinsi Jawa Timur.

Usulan Dishub Surabaya yang pernah disampaikan sebelumnya, kata Irvan, hanya ditanggapi dengan pemasangan barier (pembatas) di pintu perlintasan kereta api itu. Namun, masih banyak sepeda motor yang menerobos barier itu.

Perlu diketahui, kemarin, Minggu (23/4/2017) pagi, terjadi kecelakaan Xenia putih tertabrak Kereta Api Mutiara Timur di pintu perlintasan KA Margorejo atau pos 21 tersebut. Tiga orang penumpang meninggal, satu orang terluka parah.

Irvan mengatakan, dengan adanya kecelakaan ini, dia berharap warga di sekitar lokasi memahami bahwa pintu perlintasan KA di Margorejo itu membahayakan.

“Yang di Margorejo ini memang resmi permintaan Pemkot Surabaya. Pos 21 sudah ditutup dengan barier, dan warga yang mengarah ke Margorejo bisa melalui DBL atau pintu RSAL,” katanya.(ss/gel)

Editor : Arie Gelora

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here