Home Berita Tradisi Menikah di Malam Sembilan Ramadhan

Tradisi Menikah di Malam Sembilan Ramadhan

328

gelorafm.com – Setiap malam sembilan ramadan menjadi waktu yang dianggap baik sebagian banyak masyarakat dalam melangsungkan pernikahan, sehingga mereka memilih waktu tersebut mengadakan ijab qobul. Terbukti jumlah calon pengantin (Catin) di Kantor Urusan Agama (KUA) satu kecamatan dalam semalam, mencapai 80 pasangan Catin.

Jumlah pasangan catin tersebut sesuai data sementara yang masuk di kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro yang akan menikah malam ‘Songo’ (sembilan), Jum’at (23/6/2017) malam nanti. “Ada satu KAU di Kecamatan Sumberjo yang menikahkan 80 pasangan catin nanti,” kata Kepala Seksi (Kasi) Bimas Islam Kemenag Kabupaten Bojonegoro, Masduki.

Warga Desa Bendo Kecamatan Kapas itu menjelaskan, jumlah 80 pasang catin itu tertinggi di Kabupaten Bojonegoro yang menikah malam sembilan tahun 2017. Setelah itu terbanyak kedua, KUA Kecamatan Baureno 65 pasang catin dan yang kedua, KUA Kecamatan Kedungadem yang menikahkan 55 pasang Catin dalam semalam.

“Pernikahan malam sembilan naik, dibanding malam yang lainnya. Pertama kepercayaan orang Jawa hari paling baik dan tidak usah cari waktu. Selain itu karena orang jauh banyak yang mudik dan cuti bekerja, sehingga melangsungkan pernikahan di malam sembilan,” jelasnya.[zid]

Berdasarkan data yang dihimpun blokBojonegoro dari Kemenag Kabupaten Bojonegoro menyebutkan jumlah pasang catin yang akan menikah malam sembilan ramadan :

1. Sumberejo 80
2. Baureno 65
3. Kepohbaru 60
4. Kedungadem 55
5. Kanor 50
6. Dander 38
7. Bojonegoro 36
8. Balen 35
9. Sukosewu 35
10. Temayang 30
11. Ngasem 30
12. Tambakrejo 24
13. Sugihwaras 24
14. Malo 20
15. Kalitidu 17
16. Ngraho 16
17. Kapas 15
18. Kasiman 15
19. Purwosari 13
20. Trucuk 12
21. Gondang 11
22. Padangan 7
23. Bubulan 7
24. Margomulyo 3
25. Ngambon 3
26. Kedewan 1
27. Sekar 0

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here